Monday, April 16, 2012

MIKHAIL ALEXANDROVICH BAKUNIN

Mikhail Alexandrovich Bakunin
(Михаи́л Алекса́ндрович Баку́нин)
oleh: Bimo Adriawan

Bakunin
(30 Mei 1814-1 Juli 1876) 

Biografi Singkat

Mikhail Alexandrovich Bakunin (Bakunin) lahir pada musim semi tanggal 30 Mei 1814 di Desa Pryamukhino Propinsi Tver dan meninggal pada tanggal 1 Juli di Bern (Swiss). Bakunin terlahir sebagai anak tertua dari keluarga tuan tanah kecil di propinsinya.

Pada usia 15 tahun Bakunin dikirim ke kota St. Petersburg untuk menempuh pendidikan militer di sekolah artileri. Kemudian dia menjadi perwira junior Kerajaan Rusia. Ia ditempatkan pada unit militer di perbatasan Polandia. Pada tahun 1835 ia keluar dari kemiliteran dan mulai mempelajari filsafat di Moskow.

Perjalanan Menuju Anarkisme

Di Moskow ia banyak bersentuhan dengan berbagai macam pemikiran filsafat. Filsafat yang pertama kali ia pelajari adalah Filsafat Kant. Kemudian Baknunin pun mempelajari dialektika Hegelian. Pada tahun 1840 ia pergi ke Berlin untuk mempelajari lebih dalam dan menyelesaikan studi tentang filsafat Hegel. Ia kemudian menjadi penganut filsafat Hegel sama seperti Marx dan Engels, perbedaannya Bakunin mengambil jalan radikal dari filsafat Hegel.

Dresden
Setelah pindah ke Dresden, Bakunin menerbitkan paham revolusioner perdananya dalam sebuah jurnal radikal pada tahun 1842. Dalam tulisannya yang berjudul “The Reaction in Germany” diakhiri oleh aphorisme terkenal,yaitu “Keinginan besar untuk menghancurkan juga keinginan besar yang kreatif”1 Akibat tulisannya itu, Bakunin diperintahkan untuk kembali ke Rusia dan karena penolakannya ia juga harus kehilangan paspornya. Akhirnya ia tinggal di Paris pada tahun 1844 setelah periode singkat di Swiss dan Belgia.

Ketika di Paris, Bakunin bertemu dengan tokoh-tokoh sosialis seperti Marx dan Proudhon. Kedua tokoh sosialis tersebut menginspirasi Bakunin dan membuat pemikirannya terus berkembang. Bakunin sangat terinspirasi oleh Proudhon dan kemudian ia menjadi penerus pemikiran Proudhon dalam hal Anarkisme.

Pada akhir 1861, Bakunin pergi ke London, Inggris. Di sana ia bertemu kembali dengan Herzen yang terakhir ditemuinya di Paris pada tahun 1847. Setelah 14 bulan tinggal di Inggris, Bakunin pergi ke Polandia sebagai sukarelawan setelah terjadi kerusuhan di Polandia pada tahun 1863.

Pertentangan dengan Marx

Karl Marx
Pada 1864 ia pergi ke Italia dan menjadi penduduk di sana selama empat tahun. Ia mulai membangun jaringannya dan ketika ia tinggal di Jenewa pada tahun 1868 ia bergabung dengan First International2. Di sinilah mulai terjadi pertentangan dengan golongan Marx. Kelompok Bakunin kemudian dikeluarkan dari Internasionale I pada tahun 1872 saat Kongres Hague.

Kelompok anarkis pimpinan Bakunin kemudian mengadakan Kongres sendiri di St. Imier dan menghasilkan program-program revolusioner kelompok anarkis. Meskipun Bakunin sangat menghormati Marx, dan menganggap Marx sebagai salah satu gurunya, banyak konsep-konsep Marx yang sangat ditentangnya. Bakunin tidak menyetujui konsep Marx tentang "sosialisme otoriter" dan "kediktatoran kaum proletar". Bakunin menyamakan konsep itu dengan kediktatoran Rusia dibawah pemerintahan Tsar Nicholas I.

Kesimpulan

Sosialisme
Filsafat politik Bakunin dapat disimpulkan dalam beberapa poin yaitu : kebebasan (liberty); (2) sosialisme; anti-theisme; federalisme; materialisme. Konsep "liberty" Bakunin adalah "kebebasan sosialisme" (socialism liberty) yaitu kesamaan untuk semua. Karena setiap orang mempunyai hak-hak asasi yang sama dan terlibat dalam proses produksi yang sama maka semua fasilitas seperti pendidikan, pelayanan, dan lain-lain harus dinikmati secara sama oleh setiap orang. Kebebasan juga berarti perlawanan atas segala bentuk otoritas individu dan kolektif yang dimiliki oleh segelintir orang. Dalam hal ini Bakunin termasuk golongan "collectivist anarchism".

Konsep federalisme Bakunin adalah konsep dimana masyarakat harus diorganisir berdasarkan kebebasan individu-individu. Organisasi itu adalah organisasi yang bebas mengidentifikasikan dan mengasosiasikan dirinya tanpa adanya suatu paksaan. Maksud Bakunin adalah lebih menyerupai organisasi federasi kaum pekerja.

Anarkisme di Yunani
Berbeda dengan Proudhon, Bakunin melegalkan gerakan-gerakan dalam bentuk aksi langsung (direct action) dari perjuangan kelas buruh. Dia menyebutkan bahwa kekerasan, selama ditujukan kepada negara, adalah suatu tindakan yang diperlukan. Sejak Bakunin, perjuangan kaum anarkis kemudian berubah menjadi perjuangan yang penuh dengan kekerasan dan pemberontakan. Cara Bakunin menjalankan pemikirannya dalam bentuk kekerasan kemudian diikuti oleh tokoh-tokoh anarkis yang lain seperti Alexander Berkman, Errico Malatesta dan Peter Kropotkin.

Keterangan: 
1 Dalam bahasa inggris “The passion for destruction is also a creative passion.

2 Federasi buruh yang bertujuan untuk mengubah masyarakat kapitalis manjadi persemakmuran sosialis.

Daftar Sumber :

"Bakunin, Mikhail Aleksandrovich." Encyclopædia Britannica. Ultimate Reference Suite.  Chicago: Encyclopædia Britannica, 2009.

"anarchism." Encyclopædia Britannica. Ultimate Reference Suite.  Chicago: Encyclopædia Britannica, 2009.

http://www.geocities.com/CapitolHill/Lobby/3998/contents.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Anarkisme

http://id.wikipedia.org/wiki/Mikhail_Bakunin

Sumber Gambar: 
Bakunin (30 Mei 1814-1 Juli 1876)
http://miguelbakunin.wordpress.com/


Dresden
http://www.easyprague.cz/ 

Karl Marx
http://www.messagefrommasters.com/

Sosialisme
http://www.addictinginfo.org/

Anarkisme di Yunani
http://www.occupiedlondon.org/

No comments:

Post a Comment